Postingan

Menampilkan postingan dengan label cinta

LAPORAN CLARITZA 29 BULAN

Gambar
Sepertinya sudah lama sekali saya tidak meng-update blog ini. Saya tidak mengagungkan alasan kesibukan, tapi memang saat ini saya sedang malas.heheheh. Saya berusaha jujur dengan keadaaan diri saya. Claritza anakku makin besar, pertumbuhannya pesat, kadang tidak terduga muncul kata-kata dari yang lucu keluar dari mulutnya..heheheh. 1.        Menu makanan Dari Ritza berusia 2 tahun hingga sekarang tidak ada perencanaan, dari segi makanan makan yang tersedia, makanan sudah seperti dewasa hanya Ritza belum saya perkenalkan dengan sambal, Kalaupun ingin sedikit pedas saya tambahkan lada sedikit. Setelah Ritza WWL beratnya perlahan mulai bergerak naik, sekarang di angka 13 kg. Konsumsi susu perlahan dikurangi dengan jus atau buah mengandung air seperti melon, jeruk, pir dan lain. Alhamdulillah, Ritza sehat tidak mengalami sembelit atau diare. Terakhir sakit, Ritza bulan Desember 2015, sakit terkena kuman Rotavirus dan Alhamdulillah sembuh dengan bero...

Belajar dari Masku

Gambar
Ketika kami berkunjung ke Surabaya, sedikit banyak kami memperhatikan keluarga kakakku. Ada hal yang membuatku semakin percaya menitipkan kakakku pada masku (suaminya). Beberapa hal yang kami analisis. 1.        Usia Kakakku lahir tahun 1983 dan masku setahun lebih tua lahir tahun 1982.   Ada keterkejutan keluarga saat kakakku di usia 23 tahun memutuskan untuk menikah, sedangkan masku usia 24 tahun. Usia yang masih sangat muda terutama di kalangan keluargaku yang rata-rata menikah di usia 25 tahun ke atas.hehehe.. Tetapi karena keluargaku pada dasarnya menghargai apapun pendapat anak, maka pernikahan pun berlangsung. Kakakku sempat kosong selama kurang lebih 6 atau 8 bulan baru kemudian hamil. Dan kini (2014) masku jauh berbeda..di usia yang muda, banyak kesuksesan yang sudah masku dapatkan. 2.        Karier Kami pikir kakakku sangat berani memutuskan untuk menikah dengan saat itu gaji masku masih 1 ju...

Hidup Memang Harus Disyukuri

Gambar
Fabiayi A’la Irobikuma Thukadziban Nikmat Tuhanmu yang mana engkau dustakan… Surat Ar Rahman yang beberapa bulan ini (setelah hamil) rutin aku baca. Hal yang sama yang pernah ibu lakukan untuk kami, anak-anaknya, agar dengan harapan kelak ketika tanganku tak bisa menyentuh, tak bisa memeluk karena berpisahnya ruang dan waktu, anak-anakku bisa mendapatkan limpahan curahan kasih sayang dari mana saja. Dan saat ini aku rasakan, betapa banyak orang yang sayang terhadapku meski aku telah piatu sejak masih merah. Aku yang merasakan fadilah surat Ar Rahman, berusaha mengimplementasikan. Dari awal pertemuan kami (aku dan suami) itu pun sebuah keberkahan. Aku akhirnya disatukan oleh Allah dengan diterimanya aku menjadi abdi negara mengungguli banyak orang yang menginginkan posisiku.  Hal yang tak jauh berbeda dengan suami, dia harus mengungguli 2000 orang hanya untuk mengisi 1 formasi saja. Kalau dipikir pakai logika susah, tapi Alhamdulillah ternyata berhasil juga. Terin...