Postingan

Menampilkan postingan dengan label persiapan

Meti, Selamat Datang di Rumah Ritza

Gambar
  Foto Saat Plat Belum Ada Alhamdulillah, Allah memberikan titipan berupa Meti kepada keluarga kecil kami. Meti adalah nama mobil kami. Mobil sebagai moda transportasi merupakan kebutuhan, terutama untuk yang sudah berkeluarga, tidak kepanasan dan kehujanan. Sewaktu masih single saya lebih banyak menggunakan kendaraaan umum dan setelah dapat persetujuan, menggunakan motor kadang-kadang. Setelah menikah dan punya rumah, kami lebih sering boncengan kemana-mana. Ketika diberi titipan momongan, kami lebih sering menggunakan taksi kemana-mana. Meski boros, tapi itulah yang bisa kami lakukan, ketimbang berspekulasi ade rentan dengan polusi Jakarta yang kejam. Meti, seperti kendaraan sebelumnya punya semangat sejarah yang tatkala membahana. Kita ulang sejarah, hidupku memang naik setahap demi setahap, seperti kata hadis, keimanan dan hal yang ada baiknya tidak instan tetapi setahap demi setahap. Dulu aku jalan kaki ke kampus, kemudian akhirnya beli sepeda dengan nama Poti , m...

Daftar Makanan Bayi Sesuai Umur

Gambar
Saya bukan dokter apalagi ahli gizi, daftar inib ukan sebagai pengganti nasihat dokter ataupun ahli gizi. Jika mama ragu sesuai ajaran Islam jika menemukan perkara ragu/subhat dan menemukan jalan keluarnya maka hindari. Jika ada pertanyaan atau anak memiliki kecenderungan alergi atau intoleransi terhadap makanan tertentu, konsultasikan dengan dokter. Makanan berikut khusus sayur dan lauk, kategori daging sudah saya bahas di tulisan sebelumnya dengan judul “Ade Boleh Makan Buah Apa Aja” 6 bulan -           Beras putih dan merah -           Oat -           Labu siam -           Labu kuning/Labu Parang/ Kabocha -           Baby Buncis (lebih muda, lebih lunak dan lebih manis daripada buncis) -         ...

Persiapan Terbang Perdana Claritza Ke Surabaya

Gambar
Sejak mbak Lis (satu-satunya kakak kandungku) mengikuti suami ke Surabaya, aku belum pernah mengunjungi dia. Waktu aku masih di Jogja, aku sibuk menyelesaikan kuliah S2 dan segala pengeluaran benar-benar di pos kan untuk kuliah, hehehe mengingat saat itu benar-benar mpot-mpotan ngatur uang, udah berhasil lulus tanpa punya utang itu Alhamdulillah banget…hehehe.. Kemudian, setelah dah mulai kerja, ga mungkin juga sering minta izin ke kampus/sekolah, waktu itu soalnya dah sering banget ninggalin mahasiswa/murid buat ngikut ujian/ panggilan kerja, belum bolak-balik Jakarta-kebumen..dan waktu itu gajiku belum seberapa. Benar-benar besar pasak daripada tiang. Kemudian, ketemu jodoh dan lagi-lagi pos keuangan buat nikah, eh…disusul lagi punya anak alias melahirkan. Jadilah rencana anjangsana tertunda mulu… Sampai akhirnya malu hati ini ketika mbak ku menengok Ritza, anak pertamaku pas dia lahir. Mereka sekeluarga lihat Ritza. Tapi kali ini aku tak bercerita soal itu. Aku berkeing...