Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Masak Kilat, Rasa Nikmat, Suami Terpikat

Gambar
Memasak salah satu seni berjuang hidup. Dari hasil memasak kita dapatkan makanan. Dan makanan adalah logistik penyambung hidup.heheheh. Dari kecil aku tidak terlalu banyak terlibat aktif di dapur, sebagai pengamat saja. Paling-paling ibu menyuruh membantu mengiris-iris dan mencuci piring. Baru agak besar ibu menyuruh pekerjaan yang kurang kusukai yaitu mengulek bumbu dengan cobek. Karena aku merasa bumbu tidak halus-halus. Kata ibu, kalau mengulek bumbu tidak halus nanti tidak kepake kalau mertuanya orang Padang. Dan kami (aku dan kakakku) membatin untuk tidak dapat orang Padang karena takut disuruh ngulek.hehehe. Yah..salah ngomong nih kayaknya ibuku. Memasak buatku seperti sebuah percobaan kimia, bumbu ini dicampur dengan ini bahan ini hasilnya menjadi seperti ini, jika dimasak seperti ini dan hasilnya maknyus. Begitu juga, ketika masak berdua menambah romantis, bantu-membantu, mengobrol, goda-menggoda, dan berakhir makan bersama. Sebenarnya aku dan suami termasuk yang tidak hobi

Memulai The Power of 20ribu

Gambar
Awalnya perkenalan program ini, karena aku sering mengikuti karya-karya Ippho Santosa, dari buku, salam kanan, tweetps nya, hingga program-program sedekahnya. Sekarang beliau mengenalkan ‘The Power of 20ribu”. Program ini lebih diperuntukan orang-orang yang sulit menabung. Sebenarnya saya termasuk rajin menabung. Saya membiayai kuliah S2, menikah, membeli rumah, kendaraan  dari hasil menabung..hihihi. Tetapi akhir-akhir ini kebutuhan makin banyak, dapur yang satu kocar-kacir dan dampaknya ke dapur kami. hiks.. Ibarat tak menerima nangka dapat getahnya. tapi Insya Allah ada hikmah sebuah pembelajaran untuk kami. The Power of 20rb sangat sederhana : Cukup sediakan celengan yang tidak mudah dibuka, kalau bisa transparan, agar tidak mudah tergiur, sulit membobol celengan dan mendapat ekstra semangat melihat timbunan uang dari hari ke hari dan aku memilih bekas minuman. Selanjutnya, tinggal berkomitmen, setiap mendapatkan uang Rp20.000, berapa lembar pun maka wajib masuk ke celen