Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Alhamdulillah Ibu Sudah Pulang

Gambar
Hari ini, Alhamdulillah Ibu pulang dari Ibadah Haji. Bersyukur..bersyukur..bersyukur..senang dan bahagia. Ibu adalah budeku, yang selama ini merawat aku dari kecil (13 bulan) hingga sekarang. Ibu berangkat tanggal 14 Agustus 2017 dan pulang tanggal 25 September 2017. Ibu sudah tidak lagi muda, lebih dari 60 tahun, hampir 70 tahun. Ibu pun pergi dengan sahabat  Ibu yang juga seusia sama. Hal itu pula yang membuat saya dan semua kakak-kakak deg-degan, banyak berdoa, dan pasrah campur aduk. Alhamdulillah, komunikasi dengan ibu via telepon bisa terjalin walau sempat lost contact . Akan tetapi masih bisa terhubung dengan ketua rombongan ataupun teman-teman. Alhamdulillah, ibu sehat selama di sana hanya ibu sakit batuk, waktu ditanya kencur habis? Ternyata ibu pake kencur juga untuk sayur bening. Puncaknya, tepat tanggal 17 September 2017 sahabat ibu meninggal pukul 7.30 di Madinah. Menurut cerita Ibu, pagi hari ibu masih buatin teh ke Bu Jini (sahabat ibu). Kemudian, pimp

Usaha Tak Pernah Menghianati Hasil

Gambar
Tahun lalu (2016 ) sekitar bulan Mei, teman aku memperkenalkan mesin jahit mini. Sebenarnya aku suka menjahit tetapi pakai tangan..heheheh. Di rumah. Ibuku dan kakakku yang Cilangkap punya mesin jahit dan suka menjahit. Tapi entahlah, beberapa kali mencoba dan belajar pada mereka, selalu berbuah hasil berupa kegagalan. Maka sejak saat itu tidak terlintas untuk membeli mesin jahit karena merasa aku tidak berbakat. Seorang teman dan disusul teman yang lain berusaha meyakinkan bahwa bisa menjahit dengan mesin jahit mini. Akhirnya, aku mulai belajar menjahit, dari cara memasang benang, memasang jarum dan memasang benang di bagian dalam, semua aku jalani. Hampir selalu berbuah hasil berupa kegagalan. Jarum patah, benang putus, dan tangan kena jarum itu sudah biasa. Hingga akhirnya aku di titik NYERAH. Dan suami aku, yang kadang kata-katanya lembut lebih sering pedas mengucapkan “Gitu aja nyerah, jahit itu tidak hanya bakat tapi jam terbang”. Dari kata-katanya itu membuat aku lebih sema