Mudik Yuk Mudik
Mudik berarti kembali ke udik (desa atau dusun). Fenomena mudik ini marak terjadi ketika menjelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Masyarakat yang bekerja di perkotaan pulang kampung ke tanah kelahiran di desa. Fenomena itu terjadi seiring pembangunan kota dan desa yang sangat berbeda. Kota dianggap menjanjikan karena pendapatan lebih tinggi, fasilitas lebih lengkap dan dianggap lebih prestise. Mereka yang mudik identik dengan pamer kesuksesan di kota, membawa harta benda dari kota. Padahal tak jarang dari mereka yang membawa mobil, masih rental, atau yang membawa barang-barang itu pinjaman atau membeli dengan berhutang. Intinya mereka banyak yang memamerkan kekayaan semu karena lebih mementingkan gengsi. Bukankah, dalam ajaran yang kita yakini Allah tidak menyukai hal yang sifatnya pamer dan berlebihan. Sesungguhnya mudik justru sebagai sebuah momentum mengingatkan manusia bahwa suatu saat kembali ke asal menghadap yang khalik dan harus siap mempertanggungjawabkan se...